MENGGALI NILAI KEPEMIMPINAN DAN NILAI KEMASYARAKATAN MASA LALU DARI TINGGALAN BUDAYA PENGAGUNGAN LELUHUR

Isi Artikel Utama

Lutfi Yondri

Abstrak

Tinggalan budaya materi baik berupa artefak maupun fitur merupakan refleksi dari nilai-nilai yang ada di tengah masyarakat yang pernah berkembang pada masa lalu. Sebagai sumber data arkeologi, artefak dan fitur dapat dijadikan sebagai data untuk mengamati aspek sosial budaya yang pernah berkembang pada masa budayanya. Tulisan ini bertujuan mengelaborasi berbagai nilai lama yang tercermin dari tinggalan budaya materi dari masyarakat pengagung arwah leluhur pada masa lalu. Salah satu di antara nilai-nilai yang pernah ada tersebut adalah tentang pemimpin dan kepemimpinan. Nilai tersebut diduga  sangat kuat hadir pada saat proses ritual dan proses pendirian dari monumen atau struktur yang digunakan sebagai media pengagungan arwah leluhur.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yondri, L. . (2019). MENGGALI NILAI KEPEMIMPINAN DAN NILAI KEMASYARAKATAN MASA LALU DARI TINGGALAN BUDAYA PENGAGUNGAN LELUHUR. Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat, 2(1), 95-102. https://doi.org/10.24164/prosiding18/08
Bagian
Artikel

Referensi

Koentjaraningrat. (1983). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Penerbit: Aksara Baru.

Kompas. (1999). Studi Arkeologi Membantu “Menemukan” Peradaban, Edisi Jum’at, 5 Februari.

Hal. 12

Mulia, Rumbi. (1980). Nias: The Only Older Megalithic Tradition In Indonesia. Jakarta: Pusat

Penelitian Arkeologi Nasional.

Renfrew, Colin and Paul Bahn. (1996). Archaeology, Theories, Methods and Practice. Thames and Hudson Ltd, London.

Republika. (1997). “Eksotisme Pesta Kematian Di Tana Toraja”, Edisi Minggu, 27 Juli 1997. Hal. 10

Sedyawati, Edy (1992). Arkeologi dan Jatidiri Bangsa. Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi

VI. Batu. Malang, 26-29 Juli 1992. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Hal.

-36

Soejono, R.P. (1983). Lokal Genius dalam Sistem Teknologi Prasejarah. Kepribadian Budaya

Bangsa (Local Genius). Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.

Soejono, R.P. (1984). Jaman Prasejarah di Indonesia, dalam Sejarah Nasional Indonesia, jilid I. Jakarta. Balai Pustaka.

Sutaba, I Made. (1999). Masyarakat Pengagung Arwah Leluhur di Indonesia. Makalah.

Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, Ujungpandang, 20-26 September 1996.

Sukendar, Haris. (1985). Peninggalan Tradisi Pengagung Arwah Leluhur di Daerah Cianjur,

Jawa Barat. Jakarta. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

. 1993. Arca Menhir Di Indonesia Fungsinya dalam Peribadatan. Disertasi memperoleh gelar doktor di UI. 1993.

Sukendar, Haris. (1996). Dinamika dan Kepribadian Bangsa yang Tercermin dari Tradisi Pengagung Arwah Leluhur di Indonesia, dalam Jurnal Arkeologi Indonesia No. 2. Jakarta. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Hal. 110-122

Wheeler, Sir Mortimer. (1954). Archaeology from the Earth. London: Clarendon Press. https://

www.questia.com/read/10514034/archaeology-from-earth. Diakses Rabu, 24 Agustus

, pukul 12.00 WIB.

Yondri, Lutfi. (1997). Penelitian Prasejarah di Kabupaten Lampung Barat. Laporan Penelitian.

Bandung: Balai Arkeologi Bandung.

. (2016). Situs Gunung Padang, Kebudayaan, Manusia, dan Lingkungan. Bandung.

CV. Semiotika.